UPT SD Gunung Raya di Resmikan Bupati Pringsewu Senin 18 /5/2026,
Pringsewu, IndoRepublik com,
UPT SD Negeri 1 Gunung Raya akhirnya resmi berdiri sebagai sekolah definitif setelah melalui perjuangan panjang sejak lebih dari satu dekade lalu. Peresmian sekolah yang berada di Dusun 1 RT 1 Pekon Gunung Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu itu dilakukan langsung oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, Senin (18/5/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Pekon Gunung Raya, khususnya dalam memperluas akses pendidikan dasar di wilayah pelosok. Sekolah yang dulunya hanya berstatus kelas jauh kini resmi berdiri mandiri dengan administrasi dan kepengurusan sendiri.
Kepala Sekolah UPT SD Negeri 1 Fajar Baru, , menjelaskan sejarah berdirinya sekolah tersebut tidaklah mudah. Ia mengatakan, cikal bakal sekolah itu bermula dari sekolah jarak jauh bagi siswa di Pekon Kamilin sekitar tahun 2010-2011.
“Sejarah awal UPT SD Negeri 1 Gunung Raya ini awal mulanya merupakan sekolah jarak jauh murid yang ada di Pekon Kamilin, bangunan ini dulunya terletak di tempat Kadus Toyim Yusuf yang sekarang menjadi Kepala Pekon Gunung Raya kisaran 2010-2011, dengan kondisi bangunan geribik ukuran 5×7 tidak layak untuk sekolah,” jelasnya.
Wakaf Tanah Jadi Titik Awal Berdirinya Sekolah
Sai'an menuturkan, lokasi sekolah saat ini berdiri di atas tanah yang sebelumnya dimiliki Albertu Suparno sebelum berpindah kepemilikan kepada H. Alvi dan akhirnya diwakafkan untuk pembangunan sekolah.
“Tanah sekolah ini awalnya kepemilikan Albertu Suparno dan berpindah tangan menjadi kepemilikan H. Alvi kemudian diwakafkan guna bangunan sekolah yang kita resmikan hari ini,” ujarnya.
Menurutnya, status definitif sekolah tersebut tidak lepas dari perjuangan bersama antara kepala sekolah, dewan guru, aparatur pekon, hingga masyarakat setempat yang terus memperjuangkan keberadaan sekolah tersebut.
“Pendek cerita alhamdulillah pada hari ini UPT SD Negeri 1 Gunung Raya ini bisa definitif berkat kegigihan kepala sekolah, dewan guru, kepala pekon beserta aparatur pekon, dan masyarakat Pekon Gunung Raya yang jelas sudah dapat terwujud dikabulkan oleh bapak bupati H. Riyanto Pamungkas yang diresmikan pada hari ini,” tambahnya.
Status Definitif Permudah Akses Pendidikan
Ketua K3S Pagelaran Utara, Sri Basuki, menyebut peresmian sekolah definitif tersebut sebagai anugerah besar bagi dunia pendidikan di wilayah setempat.
“Peresmian ini merupakan sebuah anugerah dari Allah SWT. Akhirnya dari perjuangan yang cukup jauh dan melelahkan dari tahun 2010 alhamdulillah pada hari ini sudah menjadi sekolah definitif sendiri setelah dikeluarkannya SK dari bapak bupati karena sebelumnya SD 1 Gunung Raya masih satu kepengurusan dengan SD 1 Kamilin,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan, sebelumnya sekolah tersebut dikenal dengan nama SD Satu Atap Kamilin. Namun seiring bertambahnya jumlah siswa dan tersedianya lahan, sekolah tersebut akhirnya resmi berdiri sendiri.
“Sebelumnya nama UPT SD 1 Gunung Raya ini SD 1 Atap Kamilin, dikarenakan sudah adanya lahan dan semakin banyaknya siswa siswi maka didefinitifkanlah UPT SD 1 Gunung Raya,” jelasnya.
Sri Basuki menambahkan, pada hari yang sama juga telah diserahkan SKPT Kepala SD Negeri 1 Gunung Raya kepada Zhahrudin yang akan memimpin sekolah bersama empat dewan guru.
“Pada hari ini juga sudah diserahkannya SKPT Kepala SD 1 Gunung Raya dan alhamdulillah pada tahun ajaran baru ini sudah sah administrasi dari SD 1 Kamilin, dan untuk Kepala Sekolah SD N 1 Gunung Raya ini bapak Zhahrudin dengan 4 dewan guru sekaligus kepala sekolah, sementara itu ke depannya mungkin akan berkembang secara bertahap,” tambahnya.
Ia berharap keberadaan sekolah definitif tersebut mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pelosok dan mempermudah akses belajar bagi anak-anak di Pekon Gunung Raya.
“Saya sangat senang tentunya dengan adanya sekolahan ini mempermudah anak didik yang ada di Pekon Gunung Raya. Saya juga berharap mudah-mudahan ke depannya dunia pendidikan kita jauh lebih baik lagi dalam segala hal terutama di daerah pelosok-pelosok,” pungkasnya. (Suhai ),































