Palembang, Indo Republik.com – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 pada 15 Mei 2026 dengan mengusung tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”. Peringatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memeriahkan hari jadi yang bersejarah tersebut. Di antaranya Festival Sriwijaya yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 sebagai puncak perayaan budaya, lomba lagu nasional dan daerah antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta kegiatan Sumsel Bermunajat sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama untuk kemajuan daerah.
Peringatan HUT ke-80 ini juga merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Sumsel Nomor 5 Tahun 2007 yang menetapkan 15 Mei sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Selatan, terhitung sejak tahun 1946.
Kepala Biro (Karo) Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Hengky Putrawan, S.Pt, M.Si, M.M, menyampaikan bahwa tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat” mencerminkan semangat kolektif dalam menghadapi tantangan sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
“Momentum HUT ke-80 ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Dengan sinergi yang solid, Sumsel mampu bergerak lebih cepat menuju kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hengky.
Ia menambahkan, sektor ekonomi Sumsel menunjukkan tren positif yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui penguatan hilirisasi, pengembangan UMKM, serta peningkatan investasi yang berkualitas.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan yang sarat nilai budaya, spiritual, dan kebersamaan, peringatan HUT ke-80 Sumsel diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi penggerak semangat baru dalam membangun daerah yang tangguh, maju, dan berdaya saing tinggi. (Adi)

































