Palembang, Indo Republik.com – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama pelaksanaan pekerjaan erection girder, PT Hutama Karya menggelar Rapat Paparan Manajemen Lalu Lintas Proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3 Mainroad STA 111+250. Kegiatan ini berlangsung di Standard Cluster Shappire Boulevard Citra Grand, Kelurahan Sukajadi, Kota Palembang, Selasa (23/12).
Rapat tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Zakirin, S.P., M.M., CGCAE, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Polres Banyuasin, Polsek setempat, serta perwakilan PT Hutama Karya Infrastruktur.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Zakirin menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk mematangkan rencana pengaturan lalu lintas sebelum pelaksanaan pekerjaan erection girder di kawasan Betung.
“Alhamdulillah hari ini kami diundang oleh PT Hutama Karya bersama Dirlantas Polda, Polres Banyuasin, dan Polsek terkait rencana pemasangan erection girder. Karena pekerjaan ini menggunakan alat berat seperti launcher dan crane, maka diperlukan pengaturan lalu lintas berupa penutupan sementara arus jalan,” jelas Zakirin.
Ia menegaskan, mengingat lokasi pekerjaan berada di Jalan Lintas Sumatera yang memiliki volume kendaraan cukup padat, maka perencanaan harus dilakukan secara matang agar pekerjaan berjalan lancar tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Melalui rapat ini, kita menyepakati langkah-langkah pengendalian lalu lintas agar pemasangan erection girder dapat berjalan aman dan arus kendaraan tetap terkendali,” tambahnya.
Sementara itu, Humas dan General Affairs PT Hutama Karya Infrastruktur Tol Palembang–Betung, Chandra Irawan, menyampaikan bahwa hasil rapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta aparat kepolisian.
“Alhamdulillah rapat berjalan lancar dan seluruh pihak, baik Pemda maupun kepolisian, mendukung penuh pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Nantinya akan diterapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas di sekitar KM 67 Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin,” ungkap Chandra.
Ia menjelaskan, pelaksanaan erection girder diperkirakan berlangsung selama dua hari dan tidak dilakukan penutupan jalan secara permanen. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat melalui media massa dan media sosial.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Nasional Lintas Palembang–Betung menuju Jambi, bahwa sekitar tanggal 10 atau 11 akan dilaksanakan pekerjaan erection girder di STA 111+250 atau KM 63. Jika memungkinkan, pengguna jalan diharapkan dapat mencari jalur alternatif,” ujarnya.
Chandra juga mengajak masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di lokasi pekerjaan.
“Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan akan standby di lapangan untuk mengatur arus kendaraan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan berharap pekerjaan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” tutupnya. (Adi)

























