Palembang, Indo Republik.com – Majelis Al Awwabien sukses menggelar puncak peringatan Haul Akbar ke-18 Adda'i llallah Al ‘Arif Billah Murabbi Ruhi As-Syeikh K.H. Ali Umar Thoyyib (Sayyidul Walid Al-Murabbi Ar-Ruhani Al-Ustadz K.H. M. Thoyyib). Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di kediaman shahibul haul, Jalan Ratu Sianum, Kompleks Griya Asri Ratusianum Blok C, Palembang, Minggu (17/5).
Acara keagamaan yang menyedot perhatian ribuan jemaah dari dalam dan luar Kota Palembang ini turut dirangkaikan dengan Walimatul Khitan Abdurrahman Al Fatih Bin Abdullah Uwes Al Qorni. Rangkaian haul ini tidak sekadar menjadi ruang doa bersama, tetapi juga menjadi simpul penguat silaturahmi antara murid, jemaah, ulama, habaib, serta jajaran umara (pemerintah) dan aparat keamanan.
Pembina Majelis Al Awwabien, KH Abul Hasan Asyadzili, mengungkapkan bahwa haul tahunan ini merupakan momentum penting untuk menyegarkan kembali ingatan umat terhadap keteladanan almarhum semasa hidup.
”Tujuan daripada haul ini banyak sekali. Selain silaturahmi, kita ingin mencontoh dan meneladani sosok guru kita, KH. Ali Umar Thoyyib. Beliau sepanjang hidupnya berjuang memberikan manfaat bagi ummat melalui dakwah, mengajak masyarakat berzikir, membaca Ratib Al-Haddad, serta mendalami syariat Nabi Muhammad SAW agar selamat dunia dan akhirat,” ujar KH Abul Hasan Asyadzili.
Nuansa inovatif dan humanis sangat terasa dalam peringatan haul kali ini. Pihak panitia mengemas acara dalam rangkaian kegiatan selama tiga hari berturut-turut yang dimulai sejak Jumat dengan pembacaan Maulid Diba'.
Pada hari Sabtu, Majelis Al Awwabien menggelar aksi sosial kemasyarakatan yang menyasar langsung kebutuhan warga. Mulai dari donor darah, layanan bekam, khitanan massal, pangkas rambut gratis, hingga pemeriksaan kesehatan cuma-cuma. Pada sore harinya, jemaah melakukan ziarah bersama ke Pemakaman Kandang Kawat, dilanjutkan dengan khataman Al-Qur'an pada malam harinya.
Puncak acara pada hari Minggu dihadiri oleh sejumlah ulama dan habaib terkemuka, di antaranya Habib Rafiq bin Lukman Al-Kaff (Kalimantan), Habib Umar Abdul Aziz (Pimpinan Ponpes Rubat Al-Muhibbin), Ustaz Kemas Ali (Pimpinan Ponpes Asmaul Husna), Habib Muhsin Habsyi (Pimpinan Pesantren Ariyad Talang Betutu), serta Ustaz Nurdin Mansur (Pimpinan Majelis An-Nur).
Dukungan penuh juga datang dari unsur pemerintah dan TNI-Polri. Wakil Gubernur Sumatera Selatan hadir langsung memberikan kata sambutan sekaligus menyampaikan komitmen fasilitasi terhadap syiar-syiar keagamaan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Di tempat yang sama, PS. Panit Intelkam Polda Sumsel, Ardani, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya haul ini. Menurutnya, kegiatan majelis taklim seperti ini memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan menenteramkan batin masyarakat.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, Polrestabes Palembang bersama Polsek jajaran menurunkan sekitar 100 personel pengamanan.
”Kegiatan keagamaan yang dihadiri ribuan jemaah ini sangat bagus untuk memupuk contoh kebaikan di kehidupan sehari-hari. Bersama pemerintah, TNI, dan Polri, majelis taklim seperti ini menjadi mitra strategis dalam menjaga masyarakat, terutama di era media sosial yang rawan provokasi. Kami semua berkomitmen menjaga persatuan agar Sumatera Selatan tetap aman dan mempertahankan status zero conflict,” tegas Ardani.
Melalui harmoni antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat, Haul Akbar ke-18 KH Ali Umar Thoyyib tidak hanya sukses spiritual, tetapi juga berhasil mengirimkan pesan damai, ketakwaan, dan kepedulian sosial yang kuat dari Bumi Sriwijaya. (Ad)
































