Motif Asmara, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Tomas Agung di Lampung Timur
Lampung Timur – IndoRepublik com,
Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Tomas Agung Adi Wijaya (27), warga Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial FA alias Farul Kurniawan (22), yang diduga sebagai pelaku utama pembunuhan.
Pelaku ditangkap pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah rumah milik rekannya di Desa Pulomeranti, Kecamatan Labuhan Maringgai, setelah sempat melarikan diri dan berupaya menghilangkan jejak pasca kejadian.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, tersangka kini telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Benar, pelaku berinisial FA telah kami tangkap di rumah temannya yang berada di Desa Pulomeranti. Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” ujar AKP Boyoh.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan diduga dipicu persoalan asmara yang melibatkan pelaku dan korban.
“Dari pemeriksaan awal, motif sementara yang berhasil kami ungkap adalah persoalan asmara. Saat ini FA kami tetapkan sebagai pelaku utama. Namun penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara ini,” jelasnya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah gubuk yang berada di sekitar saluran irigasi Dusun III, Desa Karya Tani. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, pelaku diduga mengajak korban menuju lokasi yang sepi sebelum melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Korban mengalami sejumlah luka bacok dan sayatan serius pada bagian tangan serta leher yang mengakibatkan kondisi kritis. Setelah melakukan aksinya, pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian dan melarikan diri.
Keberadaan korban pertama kali diketahui warga yang mendengar suara mencurigakan dari arah gubuk. Saat dilakukan pengecekan, warga menemukan korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka berat di tubuhnya.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Labuhan Maringgai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat luka yang sangat parah, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Saat ini, penyidik Polres Lampung Timur masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk melengkapi alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
(Suhai ),


























