PESAWARAN. IR – Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Munca, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, tercatat telah mencapai 100 persen. Berdasarkan data terbaru per 13 Maret 2026, total pagu sebesar Rp721.856.000 telah seluruhnya disalurkan dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, dana yang digelontorkan mencapai Rp369.222.200 atau sekitar 51,15 persen. Sementara tahap kedua sebesar Rp352.633.800 atau 48,85 persen. Tidak terdapat penyaluran pada tahap ketiga.
Secara administratif, status Desa Munca masuk kategori “berkembang”. Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya angka penyaluran, melainkan bagaimana realisasi penggunaan anggaran tersebut di lapangan.
Dari rincian kegiatan, dana desa dialokasikan ke berbagai sektor, mulai dari informasi publik desa, lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur, hingga kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Beberapa di antaranya seperti pengeluaran untuk informasi publik yang totalnya mencapai lebih dari Rp60 juta, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur dengan nilai puluhan juta rupiah, serta anggaran pos keamanan desa yang mencapai Rp48,7 juta.
Selain itu, terdapat pula alokasi untuk sektor kesehatan seperti Desa Siaga Kesehatan dan Pos Kesehatan Desa dengan total puluhan juta rupiah, serta dukungan untuk pendidikan non-formal seperti PAUD dan TPQ sebesar Rp18 juta. Tak ketinggalan, kegiatan festival kesenian dan keagamaan juga mendapatkan porsi anggaran yang cukup signifikan.
Meski secara angka terlihat tersalurkan penuh, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: apakah seluruh anggaran tersebut benar-benar telah direalisasikan sesuai peruntukannya? Ataukah ada potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya?
Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam pengelolaan dana desa. Masyarakat berharap setiap rupiah yang dikucurkan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata, baik dalam bentuk pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas layanan publik.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait detail pelaksanaan di lapangan. Namun, sejumlah warga mulai mempertanyakan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi riil.
Media ini akan terus menelusuri dan membedah penggunaan Dana Desa Munca Tahun 2025 secara lebih mendalam pada episode berikutnya.(Tim)






























