Palembang, Indo Republik.com – Guna memenuhi kebutuhan air bersih di Kabupaten Banyuasin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) dan Direktur PDAM Tirta Betuah mengadakan pertemuan dengan Calon Investor PT. Green Wijaya Holding (Investor Penyedian Sarana Air Bersih).
Pertemuan tersebut untuk membicarakan MoU kesepahaman antara perusahaan PT. Green Wijaya Holding dan Pemkab Banyuasin dalam membangun sarana air bersih di wilayah Banyuasin yang di laksanakan di Remington Resto dan Cafe di jalan Bambang Utoyo, Kamis (17/09/2024).
Usai melakukan pertemuan, Pemkab Banyuasin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN mengatakan, Ada beberapa titik di Banyuasin yang masih menjadi konsen kita yaitu di Pangkalan Balai, Talang Kelapa, dan Betung, dimana air belum dapat mengalir setiap hari. Sedangkan untuk masyarakat di Banyuasin Timur seperti Sungai Pinang Mariana, Makarti itu sudah setiap hari tapi hanya sekitar 3 jam, belum 24 jam.
“Air ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat, kami selaku Pemerintah Kabupaten akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan fasilitas air yang selayaknya kepada masyarakat Banyuasin. Salah satu langkah kami bersama Pak PLT Direktur Tirta Betuah yakni mencari rekanan karena dalam membangun daerah itu tidak hanya pemerintah yang bisa berperan, tapi termasuk juga masyarakat, pihak swasta, ini harus kita rangkul untuk bersama-sama membangun Kabupaten Banyuasin,” Ungkapnya.
Ditempat yang sama, Plt Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin Zaenal Makmun menuturkan, Inti kesepakatannya adalah dari perusahaan PT. Green Wijaya Holding dan Pemkab Banyuasin sepakat untuk membangun Banyuasin melalui sarana air bersih, dimana ada 21 Kecamatan yang semuanya menjadi prioritas.
“Namun saat ini pengembangan mungkin akan diarahkan ke daerah Banyuasin Timur, karena kita lihat kondisi wilayah dan sarana prasarana dan air baku nya itu sangat menjanjikan. Air Sungai Musi itu sangat melimpah, insya ALLAH kedepan tidak banyak hambatan, dan rekan kita dari PT Green Wijaya Holding ini sanggup atau siap,” Tuturnya.
Sementara itu, dr. Drs. Wijaya Mc.,M.Si selaku Direktur Utama PT. Green Wijaya Holding menambahkan, Bahwa pihaknya pernah melakukan survei, penelitian-penelitian tapi terhenti karena covid, dan hari ini ditindaklanjuti lagi oleh Sekda Banyuasin bersama Plt. Direktur PDAM Tirta Betuah.
“Sebelumnya kami sudah pernah memberikan tiga opsi, yang Pertama, apakah kami memang ada teknologi yang mau ditransfer of no life-nya secara luas. Kedua, atau KBOC. Ketiga, apakah kita konsorsium dengan pihak PDAM di Tirta Betuah. Inilah sekarang yang kami akan tetap lanjutkan,” paparnya. (A/w)



























