Lampung Selatan
-indorepublik.com
Hujan kembali mengguyur desa Bali agung dan mengakibatkan debit air di areal persawahan kembali tinggi sehingga membuat sebagian para petani mengurungkan niatnya untuk bisa menanam kembali di areal sawah mereka senin 24/02/2025.
Pemerintah desa Bali Agung dan juga bersama sama dengan masyarakat turun langsung untuk bergotong royong menimbun tanggul dengan menggunakan karung, dikarenakan air naik melewati tanggul sehingga air limpas mengalir ke areal persawahan warga dan menggenangi tanaman yang baru di tanam kembali.
Kepala desa Bali agung Made Suwisnu Ngabdi turun langsung bersama masyarakat berjibaku untuk mengurug tanggul yang di lewati air.menurut kepala desa kita adakan eksen gotong royong untuk bisa mengurangi debit air masuk ke areal persawahan karna kalau kita hanya diam saja sudah pasti air semakin besar masuk menggenangi padi padi yang baru di tanam oleh warga kita, maka bersama dengan masyarakat kita bergotong royong mengurug tanggul yang limpas.
Kepala desa juga menyampaikan bahwa hari ini alat berat kita turunkan untuk membuat benteng agar air tidak masuk melintasi tanggul,karna kita ajak masyarakat untuk membuat benteng dari karung terlebih dahulu agar alat bisa kerja untuk melanjutkan kembali pengurugan.
Didamping Gapoktan desa Bali Agung dewa Ketut Tastrawan dan juga Bhabinsa desa Bali Agung Serka Yana Mulyana kepala desa menyampaikan kepada pemerintah agar bisa
membantu menurunkan alat Excavator Long Arm untuk mengeruk tanggul yang sudah mengalami pendangkalan.
Ketua Gapoktan desa Bali Agung juga berharap kepada pemerintah yang terkait untuk bisa memperhatikan pintu pintu air yang ada di tiga desa yaitu desa mekar mulya, desa bumi restu dan juga desa Bali agung,karena dari pintu air yang rusak air susah untuk di kendalikan apa bila di musim banjir seperti ini.
SERKA YANA MULYANA selaku Bhabinsa desa Bali Agung sangat memberikan apresiasi kepada masyarakat desa Bali Agung. karna sangat kompak untuk turun melaksanakan gotong royong bersama untuk menanggulangi air yang limpas mengalir ke areal persawahan yang baru di tanami oleh sebagian para petani.
Pewarta wayan.



























