Banyuasin, Indo Republik.com – Peningkatan Kesehatan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)/MOW Yang Dilaksanakan Di Rumah Sakit Rika Amelia Palembang KM 11. Senin (25/01/2026).
Netta Indian S.P Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin mengatakan bahwa, Alhamdulillah hari ini dilaksanakan tubektomi dan vasektomi di rumah sakit Rika Amelia. Dan tadi juga sudah kita lihat beberapa warga sudah datang di sini untuk melakukan tubektomi dan vasektomi.
Kami tadi langsung masuk ke dalam ruangan untuk menyaksikan, melihat dan memberikan support kepada para ibu-ibu. Tadi ada yang lagi pengerjaan ada yang sudah dilakukan,” Katanya.
”Kami Pemerintahan Kabupaten Banyuasin berharap kedepannya bagi ibu-ibu, Keluarga Berencana itu keren, ayo kita edukasikan ke semua ibu-ibu di Kabupaten Banyuasin untuk program kontrasepsi mantap. Dan ini murni gratis. Karena kita ingin Kabupaten Banyuasin sekarang “Dua Anak Cukup”. Mari kita lahirkan generasi muda yang cerdas dan juga berkualitas.
Drs. H. Najib Pradedy MM juga menambahkan, Banyuasin menyambut para akseptor KB yang saat ini kami terima. Yang ikut pendaftaran hari ini yang akan dilayani sebanyak 31 akseptor KB tubektomi.
Ini tidak sembarang tempat dan tidak sembarang petugas yang melaksanakan dilaksanakan di ruang oka di rumah sakit Amelia ini dilayani oleh tim Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI) Sumatera Selatan.
Lanjut Najib Pradedy, dengan kehadiran ibu Wakil Bupati tadi karena kerjasama kita dengan BKKBN yang berada di Banyuasin. Alhamdulillah Ibu Wakil Bupati sangat support. kegiatan ini berlangsung dari Senin-Jumat, ini khusus dilayani dari aseptor KB Kabupaten Banyuasin sejumlah 149 akseptor.
InsyaAllah di tahun-tahun mendatang atau kegiatan berikutnya dari tim Kabupaten Banyuasin yang khususnya oleh Ibu Wakil Bupati tadi dia akan menyupot dan akan memprioritaskan kepada masyarakat yang ingin ber-KB khususnya vasektomi dan tubektomi,” ucapnya.
Kepala Bidang Keluarga Berencana Emalia SKM.,M.Si, juga menjelaskan terkait kegiatan di rumah sakit Rika Amelia hari ini kita melaksanakan tubektomi dan vasektomi untuk akseptor metode kontrasepsi jangka panjang pada Pasangan Usia Subur, setahun itu biasanya 1 sampai 2 kali, karena ini di awal tahun dan sudah banyak yang ngantri dan daftar jadi kita langsung kerjakan di bulan Januari. Dan selanjutnya mungkin ini setelah lebaran nanti ada lagi.
Kami ingin dan berharap keluarga itu bisa direncanakan dengan baik dengan cara mengatur jumlah anak dan mengatur jarak kehamilan yang ideal, jadi keluarga itu bisa mempersiapkan pengasuhan anak mulai dari kehamilan kemudian persalinan, kemudian merawat anak sampai dia nanti sekolah sampai dia dewasa sehingga menjadi generasi yang berkualitas,” Jelasnya. (Adi)

























