Bandar Lampung.IR – Zainal Abidin Selaku Pengamat Kinerja Pemerintah (PKP) Lampung Minta Kapolda Polda Lampung mengatensi Angotanya untuk segera menindak lanjuti terkait maraknya kendaraan pengecor telah di modifikasi untuk menampung BBM Subsidi Jenis Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jl. Soekarno – Hatta Km 11, Kedaton, Bandar Lampung. Yang disinyalir adanya kerjasama oknum petugas SPBU untuk memperoleh pundi -pundi uang.
Yang mana kegiatan pengecoran BBM tersebut kerap menimbulkan polemik warga sekitar terkait berkali – kali terjadi peristiwa tumpahan solar berceceran memakan banyak korban kecelakaan akibat tumpahan solar dan hilang barcode yang diduga berasal dari salah satu kendaraan pengecor .
“Zainal Abidin ,menyebut penyimpangan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar ,jenis bahan bakar tertentu yang terindikasi telah di permainkan oleh oknum – oknum petugas SPBU 24.35130 yang diduga berkerja sama dengan sejumlah mafia solar pemilik kendaraan modifikasi menampung BBM solar untuk kepentingan kalangan industri, juga masuk dalam katagori tindak pidana korupsi dengan menjual BBM solar tersebut kepada pelaku – pelaku kendaraan modifikasi mafia BBM subsidi dengan modus operandi mengunakan QR Code (Barcode) Siluman yang telah di persiapkan oleh pelaku – pelaku pemilik kendaraan modifikasi agar mendapatkan BBM jenis Solar hingga Ratusan Liter dalam satu hari di SPBU tersebut.”terang Zainal” (28/01)

“Ia menyebut,BBM Subsidi JBT jenis Solar dibiayai mengunakan Dana APBN yang dianggarkan untuk BBM mensubsidi JBT ”
BBM subsidi di angarkan mengunakan uang negara semestinya dalam penyaluran BBM tersebut harus tepat sasaran untuk masyarakat kalangan bawah bukan untuk kepentingan kelompok tertentu untuk memperkaya diri dengan memanfaatkan BBM subsidi ,seperti yang terjadi di SPBU 24.35130.
BBM Subsidi Jenis Solar lebih banyak di salurkan kepada sejumlah kendaraan – kendaraan pengecor sindikat mafia – BBM subsidi ,coba dikaji kembali terkait maraknya BBM Subsidi jenis solar di SPBU yang kerap dijadikan untuk kepentingan kendaraan – kendaraan pengecor “Harga ketentuan Pemerintah BBM Subsidi jenis Solar Rp.6.800 / Liter Kendaraan Modifikasi pengecor dikabarkan membeli BBM jenis solar di SPBU 24.35130 mencapai Rp.7.300-7.500/liternya kepada petugas SPBU lalu Bbm solar subsidi tersebut di jual kembali dengan harga industri .kata Zainal
Isu yang beredar di peroleh Zainal selaku pengamat ,dalam sehari Kendaraan – kendaraan modifikasi pengecor dapat melakukan pengisian hingga 500 sampai 1000 Liter satu kendaraan pengecor dengan modus operandi gunakan puluhan barcode siluman yang sudah di persiapkan oleh pelaku pengecor.
Menurut Zainal,Berjamur kendaraan modifikasi di duga ngecor di SPBU 24.35130 berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara akibat penyimpangan penyaluran BBM Subsidi tersebut.tegasnya kepada Indorepublik. Com.
Berdasarkan pantauan di lapangan Jl. Soekarno – Hatta Km 11, Kedaton, Bandar Lampung.
terlihat kerap dikunjungi sejumlah kendaraan modifikasi maupun truck besar penghisap BBM subsidi jenis solar.
Dari penyisiran awak media antrian di lokasi terdapat kendaraan col diselbox dan truck besar untuk menampung BBM jenis solar.
Menurut informasi yang diperoleh salah satu sumber , kendaraan – kendaraan, diduga telah lama melakukan aksinya dan diduga adanya kerjasama dengan pihak SPBU 24.35130,terkesan licin dan kebal hukum sehingga sulit tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum dalam menjalankan aksinya.tegasnya
Ia menambahkan”bahwa kendaraan – kendaraan tersebut kerap terlihat setiap harijya artinya melakukan pengisian BBM jenis solar di SPBU 24.35130 terlihat mengantre untuk menghisap BBM subsidi.
“Modus operandi sejumlah kendaraan tersebut dengan ikut mengantri lalu kembali melakukan pengisian BBM solar subsidi dengan mengunakan barcode siluman yang telah di sediakan pelaku pengecor diduga kendaraan modifikasi tersebut dapat melakukan pengisian BBM subsidi jenis solar di SPBU 24.35130 hingga 500 sampai 1000 liter dalam satu harinya.
Katanya si satu mobil tiap harinya bisa ngisi BBM jenis solar bisa 500 hingga 1000 liter satu kendaraan mereka ,sudah berapa korban aj kendaraan yang menjadi korban tergelincir karena solar – solar kendaraan pengecor tumpah di dekat SPBU belum lama ini juga ada tumpah lagi dan banyak kendaraan yang terjatuh berhenti sejenak nanti kembali lagi ramai kendaraanPengecor setiap harinya di SPBU tersebut.tutupnya
Hingga berita ini ditayangkan blum adanya konfirmasi pihak SPBU 24.35130.(MP)



























